Welcome To My Blog

I Blog For Pleasure

Selasa, Februari 05, 2013

Desa HuaXi Desa Terkaya di China


Huaxi, terletak sekitar 100 mile disebelah utara Shanghai, sudah menggandakan tujuh ikon dari landmark dunia untuk 2,000 penduduknya yang tidak pernah berlibur.

kebanyakan dari kita, bisa melihat landmark yang paling terkenal di dunia adalah sesuatu yang kita inginkan. Namun untuk warga desa terkaya di China, sudah ada kesempatan untuk melihat situs-situs ikonik ini setiap hari, tanpa pernah menginjakkan kaki di pesawat.

hal ini bisa karena desa Huaxi di provinsi Jiangsu China, sudah menjadi rumah dari replika tujuh bangunan dunia yang paling terkenal. dari Patung Liberty, Arc de Triomphe, Great Wall of China, Tiananmen rostrum dan Sydney Opera House.


Wu Renbao, mantan kepala desa Huaxi yang sejak digantikan putranya Wu Xie'en, datang dengan ide ini saat ia ingin membawa dunia kepada penduduk Huaxi, yang dituntut untuk bekerja tujuh hari seminggu untuk mempertahankan gaya hidup 'mewah' mereka.

Desa Huaxi bukanlah sembarang desa. disini semua penduduknya mendapatkan fasilitas kesehatan, pendidikan dan minyak goreng yang semuanya tidak dikenakan biaya. dan mobil impor dan rumah keluarga mewah, disumbangkan oleh komite desa. Tapi ada beberapa syarat: warga harus bekerja melalui akhir pekan, menginvestasikan uang mereka kembali ke Huaxi dan mereka yang meninggalkan desa kehilangan semua keuntungan mereka.

Desa Huaxi, sepertinya bisa membuktikan kepada dunia, sebagai desa terkaya di seantero China, bahkan mungkin di dunia.

Desa yang terletak di Provinsi Jiangsu tersebut memiliki bangunan pencakar langit (skyscraper) yang masuk dalam 15 gedung tertinggi di dunia, hingga transportasi publik yang bukan lagi mobil atau bus, melainkan helikopter.

Tahun lalu, desa ini memamerkan kekuatan ekonominya dengan membuka secara resmi gedung pencakar langit, Hanging Village of Huaxi. Gedung ini memiliki tinggi 328 meter.

Menara ini ada di peringkat ke-15 pencakar langit tertinggi di dunia. Posisinya lebih tinggi dari Menara Eiffel di Paris dengan tinggi 324 meter.

Dikutip Daily Mail, Minggu (12/08), pembangunan menara dengan 74 lantai ini memakan waktu hingga empat tahun. Menara berupa hotel dan hunian ini memakan biaya hingga 301 juta poundsterling.

Beberapa pihak membandingkan menara ini seperti trofi Piala Dunia, karena bagian puncaknya berbentuk bola kaca. Sementara pihak lain mempertanyakan kelanjutan menara ini mengingat lokasinya di Huaxi Village.

Dana untuk pembanguannya sebagian besar berasal dari warga desa, yang merayakan hari ulang tahun desanya ke-50 di saat yang bersamaan dengan pembukaan gedung tersebut secara resmi. Tiap warga memberikan uang sebesar 10 juta poundsterling.

“Bangunan ini merupakan simbol kolektivitas. Bangunan ini memiliki 800 kamar suite dan dapat menampung sekitar 2.000 orang. Ada sebuah ruang pameran, restoran berputar, kolam renang atap, dan kebun,” jelas Wakil Ketua Partai Desa Zhou Li.

Di lantai 60 ada pemandangan yang menakjubkan dan patung seekor sapi jantan yang dibuat dari satu ton emas. Tujuan utama dari pencakar langit ini adalah mengurangi beban mengingat desa ini memiliki sumber daya lahan yang terbatas.

Diharapkan juga hal ini akan membantu meningkatkan standar hidup rakyat Huaxi. Desa ini telah berubah secara signifikan selama 30 tahun terakhir dari desa miskin menjadi lokasi favorit berbagai perusahaan dan simbol pertumbuhan ekonomi negara.

Kini, desa Huaxi menarik para pebisnis di bidang shipping, tembakau, baja, dan tekstil. Warga di Huaxi Village pun bisa menikmati perawatan kesehatan dan pendidikan gratis.

Selain menara supertinggi dan patung lembu dari emas dengan nilai USD50 juta, kini Huaxi Village memiliki layanan taksi baru berupa helikopter.

Helikopter akan membawa para penumpang dari Huaxi Village di Provinsi Jiangsu, China Timur ke kota-kota di sekitarnya selama 10 menit. Helikopter ini dioperasikan perusahaan Tongyong Airline Company.

Huaxi, yang menjadi pusat pariwisata dan teknologi baru, disebut sebagai desa dengan warga jutawan di China.

“Penumpang kami harus sampai di tempat tujuan dalam waktu cepat. Jika mereka tidak menggunakan jasa kami, mereka tidak akan berada di kereta. Itu karena mereka menggunakan helikopter sendiri,” jelas juru bicara perusahaan.

Desa dengan penduduk 2.000 jiwa ini telah lama dikenal sebagai desa terkaya di China. Bahkan setiap warganya memiliki simpanan setidaknya USD250 ribu di bank.

Tidak ada komentar: